Friday, 15 March 2013

for you.

Frustrated because I can't tell if it's real. Mad because I don't know how you feel. Upset because we can't make it right. Sad because I need you day and night. Angry because you won't take my hand. Aggravated because you don't understand. Disappointed because we can't be together, but still I'll love you forever.

Thursday, 14 March 2013

Wednesday, 13 March 2013

jum layannnn~

Pernahkah kau merasa
Jarak antara kita
Kini semakin terasa
Setelah kau kenal dia


Aku tiada percaya
Teganya kau putuskan
Indahnya cinta kita


Yang tak ingin ku akhiri
Kau pergi tinggalkanku
Tak pernahkah kau sadari
Akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari

Oh Tuhan tolonglah aku
Hapuskan rasa cintaku
Akupun ingin bahagia
Walau tak bersama dia

Memang tak ‘kan mudah
Bagiku ‘tuk lupakan segalanya
Aku pergi untuk dia
Tak pernahkah kau sadari
Akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari

Oh Tuhan tolonglah aku
Hapuskan rasa cintaku
Akupun ingin bahagia
Walau tak bersama dia… dia…
Oh Tuhan tolonglah aku
Hapuskan rasa cintaku
Akupun ingin bahagia
Walau tak bersama dia

Thursday, 7 March 2013

untukmu

Menghitung hari
Detik demi detik
Masa kunanti apakan ada
Jalan cerita kisah yang panjang
Menghitung hari

Padamkan saja kobar asmaramu
Jika putik itu takkan ada
Yang aku minta tulus hatimu
Bukan puitis


Pergi saja cintamu pergi
Bilang saja pada semua
Biar semua tahu adanya
Diri ku kini sendiri


Oh... Pergi saja cintamu pergi
Bilang saja pada semua
Biar semua tahu adanya
Diri ku kini sendiri

Diri ku kini sendiri...

Saturday, 2 March 2013

Renung-renungkan...

Sewaktu belum mempunyai calon, sejadah memang menjadi hamparan, tazkirah setia menjadi teman, doa kepada Allah siang dan malam.

Bila sudah mempunyai calon, semua itu sedikit demi sedikit jadi lakonan. Fokus beralih kepada si dia yang menjadi idaman. Yang dinasihat supaya berbincang tentang pernikahan, tapi yang dibuat adalah berhubungan siang dan malam.

Hujung pangkal pernikahan belum nampak jalannya teman. Boleh jadi calon yang diberikan itu hanya sebagai ujian, bukan jodoh yang ditetapkan. Allah mahu melihat sejauh mana engkau punya keimanan. Adakah engkau akan jatuh dalam kealpaan, atau masih setia dengan niatmu di permulaan :)